Monday, 24 December 2012

penjelasan senang faham kalau org tanya

Hukum Ucapan “Merry Christmas” (Selamat Hari Natal) Christian : Kenapa kau tidak mengucapkan Selamat Hari Krismas padaku? Muslim : Agama kami menghargai toleransi antara agama, termasuk agamamu . Tapi, agama kami melarangnya . Christian : Tapi kenapa? bukankah hanya sekadar kata- kata? Teman muslimmu yg lain, mengucapkannya kepada aku? Muslim : Mungkin mereka belum mengetahuinya . David , kau boleh mengucapkan dua kalimah syahadah? dlm bahasa melayu pun tak mengapa . Christian : Oh tidak ! saya tidak boleh mengucapkannya . Itu akan mengganggu kepercayaan saya selama ini . Muslim : Kenapa? Bukankah hanya sekadar kata-kata? Ayuh , ucapkanlah . Christian : Aku faham sekarang . Haram Hukumnya mengucapkan Selamat Hari Natal/ ­Christmas & Tahun Baru kerana ada dlm Hadith Nabi & Firman Allah swt: Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk sebahagian dari Mereka [Hadits Riwayat Abu Daud]Firman Allah swt: "Katakanlah (Muhammad) ,"Wahai orang-orang kafir!"(1) .Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,(2) dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah, (3) dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, (4) dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah. (5) Untukmu agamamu,dan untukku agamaku. (6) [Surah Al-Kafirun:1-6] [boleh rujuk Majmu Fatwa Fadllah asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, Jilid.III, h.44-46, No.403]

No comments:

Post a Comment